Pesan Kasatgas Nusantara: NKRI adalah Rumah Kita yang Perlu Dirawat dan Jaga Bersama

0
45

proaksi.co.id, TANGERANG – Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi tentunya membawa pengaruh kepada kita semua. Masyarakat terhadap kebudayaan, sehingga arus informasinya sangat mudah diakses oleh siapapun.

Hal tersebut dikatakan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metrojaya Brigjend Pol Wahyu Hadiningrat saat membacakan pesan tertulis dari Irjen Pol Gatot Eddi Prabowo selaku Kapolda Metrojaya yang juga sekaligus Kepala Satuan Tugas (KaSatgas) Nusantara, saat menghadiri acara Penutupan Gebyar Festival Hadrah & Marawis se Jabodetabek Piala Satgas Nusantara, di Ciputat Kota Tangerang Selatan, Minggu (10/2/2019) malam.

Lanjut Wahyu, namun demikian, juga ada dampak-dampak negatif dari itu. “Terutama terhadap generasi muda, seperti menyebarnya berita hoax yang speach, itu banyak dari teknologi,” ujarnya.

“Oleh karena itu saya menyambut baik kegiatan ini, dimana kegiatan ini merupakan wadah bagi generasi muda. Ini wadah untuk menyampaikan ide-ide,” imbuhnya.

Ide kreatif itu tentunya perlu mendapatkan semacam apresiasi. Seperti adanya festival yang kita laksanakan pada hari ini.

Didalam acara ini juga kita juga memperkenalkan seni budaya, kemudian juga sebagai ajang silaturahmi, juga dalam rangka menyambut Pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk, tanpa hoax dan fitnah dengan semangat persatuan antar umat muslim.

“Saya berharap dengan kegiatan Festival Marawis dan Hadrah se Jabodetabek & Banten Dalam Rangka Memperebutkan Piala KaSatgas Nusantara ini, dapat memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, meningkatkan syiar dan menjadikan anak muda disekitar kita menjadi lebih baik,” ucapnya.

Tanggal 17 April 2019 akan diadakan Pemungutan suara, tentunya suhu politik kedepan akan menghangat. Terkait hal itu juga saya berharap kepada seluruh masyarakat bekerjasama dengan jajaran Polri bersama-sama memelihara Kamtibmas dan turut mencegah terjadinya konflik dan gangguan Kamtibmas lainnya.

“Jangan mudah terpengaruh, jangan mudah terprovokasi, karena adanya berita- berita hoax, berita bohong, dan speach/ kebencian,” inginnya.

Sehingga menghadapi tantangan berita tersebut, tentunya Polri tidak dapat bekerja sendiri, ini juga kita sadari.

Polri harus bekerja bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para alim ulama, para habaib, para kiai, dan umat seluruhnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung Kamtibmas dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan RI.

Kita patut bersyukur, sambungnya, bahwa bangsa Indonesia dipandu oleh ajaran para alim ulama, para habaib, para kiai, tentang Islam yang rahmatan lil alamin.

“Yang mengajarkan betapa pentingnya perdamaian dan kerukunan yang membangun Indonesia sebagai Rumah Besar Islam untuk mewujudkan Indonesia yang penuh kedamaian dan penuh keadilan.

“Pada kesempatan ini pula saya mengingatkan pula, bahwa negara kita, negara kesatuan Indonesia adalah Rumah Kita yang perlu kita rawat dan kita jaga bersama.

Intoleransi, radikalisme, akan mengacam keutuhan NKRI, yang memiliki keanekaragaman suku RAS dan budaya yang harus kita pelihara.

Perbedaan ini semua merupakan anugrah Allah SWT. Bangsa Indonesia bangsa yang besar jangan sampai perbedaan itu memecah kita.

Marilah kita jaga Ukhuwah Wathoniyah kita. Selain itu mari kita jaga, jangan sampai antar umat Islam terpecah belah, jangan sampai umat Islam mencaci maki.

“Mari kita berdoa bersama, bermunajat kepada Allah SWT, semoga negeri kita, khususnya wilayah se Jabodetabek & Banten diberi keselamatan, keamanan, kedamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan serta dijauhkan dari aksi-aksi anarkhis oleh orang-orang dzolim,” tukasnya sembari berdoa.

Hadir pula dalam Penutupan Gebyar dan Festival Hadrah & Marawis se Jabodetabek + Banten Piala Satgas Nusantara bekerjasama dengan Yayasan Indonesia Bertauhid, antara lain Kombes Pol Komarul Zaman (Irwasda Polda Metro Jaya), Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya (Dir Binmas Polda Metro Jaya), Akbp. Ferdy Irawan (Kapolres Tangerang Selatan), Para PJU Polres Tangerang Selatan, Para Tokoh Masyarakat, Para alim ulama, Para perwakilan Ormas Tangerang Selatan dan lain- lain.

Editor/Penulis: Sugeng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here